-Sebutkan salah satu penyebab penyakit perut paling parah!
* Ditabrak biskota
-Binatang apa yang melamun terus?
*Ayam patah hati
-Sebutkan salah satu obyek wisata di Jakarta yang paling banyak dikunjungin turis asing!
*Airport
-Sebutkan salah satu hasil tambang yang belum pernah diekspor!
*Kue tambang
-Ikan apa yang tidak boleh dimasukkan dalam akuarium berair tawar?
*Ikan goreng
-Mengapa daun yang warnanya hijau transparan dinamakan muda?
*Sebab kalau warnanya coklat disebut daun telinga
-Apa sebab air hujan turun kebawah?
*Sebab kalau ke atas namanya air mancur
-Dari mana asalnya kilat?
*Dari kantor pos
-Gunung apakah yang mengalami pelebaran jalan?
*Gunung sahari
-Berilah contoh buah apa yang harus dicuci dulu sebelum dimakan!
*Buah habis jatuh dalam got
by : vito
Sabtu, 22 September 2007
Rabu, 19 September 2007
-Kucing apa yang malas mengeong?
*Kucing stress
-Ayam apa yang perutnya besar sekali?.... :)
*Ayam kena santet
-Daun apa yang tidak enak buat lalap?
*Daun jendela
-Mata apa yang tidak berkedip walau kena debu?
*Mata kaki
-Rambut apa yang tidak pernah disisir?
*Rambutan
-Mata apa yang warnanya hijau?
*Mata duitan
-Telur apa yang mantap?...
*telur ni <<<<<<<<<<<<<<<<<<,
-Apakah kegunaan KTP bagi manusia
*Buat sewa VCD
-Pa yang dimaksud Jauh Di Mata Dekat Di Hati???
*Usus buntu
-Binatang apa yang melamun terus???
*Ayam patah hati
JANGAN LOPA BACA YANG HUMOR 1(TKTK1) & HUMOR 2(TKTK2)
*Kucing stress
-Ayam apa yang perutnya besar sekali?.... :)
*Ayam kena santet
-Daun apa yang tidak enak buat lalap?
*Daun jendela
-Mata apa yang tidak berkedip walau kena debu?
*Mata kaki
-Rambut apa yang tidak pernah disisir?
*Rambutan
-Mata apa yang warnanya hijau?
*Mata duitan
-Telur apa yang mantap?...
*telur ni <<<<<<<<<<<<<<<<<<,
-Apakah kegunaan KTP bagi manusia
*Buat sewa VCD
-Pa yang dimaksud Jauh Di Mata Dekat Di Hati???
*Usus buntu
-Binatang apa yang melamun terus???
*Ayam patah hati
JANGAN LOPA BACA YANG HUMOR 1(TKTK1) & HUMOR 2(TKTK2)
Rabu, 22 Agustus 2007
Jumat, 22 Juni 2007
Alkisah, Butet si Gadis Cantik dari Batak akan menghadapi ujian semester. Agar bisa konsentrasi, dia memutuskan menyepi ke villanya di Puncak. Setelah keluar dari jalan tol Jagorawi, Butet merasa lapar sehingga memutuskan untuk mampir di Pasaribu Cipanas.
Beberapa pemuda tanggung langsung hutasoit-soit melihat butet yang seksi itu. Tapi butet tidak peduli, dia jala sitorus memasuki rumah tanpa menanggapi. Sepiring Naibaho yang hangat dengan ikan gurame yang dibakar dengan batubara membuatnya semakin berselera. Apalagi diberi sambal terasi dan semangkok nababan yang hijau segar. Setelah mengisi perut , Butet melanjutkan perjalanan. Ternyata jalan kesana ber-bukit-bukit. Kadang nainggolan, kadang manurung. Di tepi jalan dilihatnya banyak pohan. Kebanyakan pohan �tanjung�. Beberapa diantaranya ada yang simatupang diterjang badai semalam.
Begitu sampai di villa, Butet membuka pintu mobil, wow, siregar sekali hawanya, berbeda dengan jakarta yang panggabean penuh asap. Hembusan perangin-angin pun sepoi-sepoi menyejukkan. Sejauh simarmata memandang warna hijau semuanya. Tidak ada tanah yang girsang.
Mulanya butet ingin berenang. Tetapi yang ditemukan hanyalah bekas kolam renang yang akan di -hutahuruk dengan tambunan tanah. Akhirnya dia memutuskan untuk berjalan-jalan di kebun teh saja. Sedang asik-asiknya menikmati keindahan alam, tiba-tiba dia dikejutkan oleh seekor ular yang sangat besar �Sinaga... !� teriaknya sambil lari sitanggang langgang.
Celakanya dia malah terpeleset dari tobing yg tinggi sehingga bibirnya sihombing. Kasihan sekali..., butet menangis marpaung-paung lantaran kesakitan.
Tetapi..., dia lantas ingat... bahwa sebagai orang batak pantang untuk menangis. Dia harus togar...!
Maka, dengan menguatkan, dia pergi ke puskesmas setempat untuk melakukan panjaitan terhadap bibirnya yang sihombing itu. Mantri puskesmas tergopoh-gopoh simangunsong di pintu untuk menolongnya.
�Hem... ongkosnya pangaribuan... � kata mantri setelah memeriksa sejenak.
�Itu terlalu mahal... bagaimana kalau napitupulu saja?� tawar si Butet
�Napitupulu terlalu murah, mengertilah saya sebagai PNS pandapotan saya khan kecil sekali , ekonomi keluarga saya sudah sangat ginting sekali,� kata mantri memelas
�Jangan begitulah, masa tidak siahaan melihat bibir saya begini?�.
�Baiklah , tapi panjaitan nya pakai jarum sitompul saja� sahut mantri mulai agak kesal.
�Cepatlah! aku sudah hampir munthe, yach... saragih sedikit tidak apa-apalah, dari pada bibirku sihombing terus...�
Malamnya...,
Ketika sedang asik belajar sambil makan kue lubis kegemarannya, sayup-sayup dia mendengar lolongan rajagukguk. Wah... Butet bonar-bonar ketakutan. Apalagi ketika mendengar suara di pintunya berbunyi �Poltak...!� keras sekali.
�Ada situmorang ��! �,
�Sialan, cuma kucing...� desahnya lega. Dia sudah sempat berpikir yang silaen-laen.
Selesai belajar...,
Butet menyalakan televisi. Ternyata ada siaran Discovery chanel yang menampilkan hutabarat Amazon di Kanada yg terkenal itu serta simamora gajah purba yang berbulu lebat. Saat commercial break, muncul lagu nasional RI yang terkenal dengan seruannya �Simanjuntak gentar, sinambela yang benar...!�.
Keesokan harinya...,
Butet kembali ke Jakarta dan langsung pergi ke kampus.
Di depan ruang ujian dia membaca tulisan �Harahap tenang, ada ujian �.
Butet bergumanm � ah �.. aku kan marpaung, boleh ribut dong �. ! �.
�Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain.�
Beberapa pemuda tanggung langsung hutasoit-soit melihat butet yang seksi itu. Tapi butet tidak peduli, dia jala sitorus memasuki rumah tanpa menanggapi. Sepiring Naibaho yang hangat dengan ikan gurame yang dibakar dengan batubara membuatnya semakin berselera. Apalagi diberi sambal terasi dan semangkok nababan yang hijau segar. Setelah mengisi perut , Butet melanjutkan perjalanan. Ternyata jalan kesana ber-bukit-bukit. Kadang nainggolan, kadang manurung. Di tepi jalan dilihatnya banyak pohan. Kebanyakan pohan �tanjung�. Beberapa diantaranya ada yang simatupang diterjang badai semalam.
Begitu sampai di villa, Butet membuka pintu mobil, wow, siregar sekali hawanya, berbeda dengan jakarta yang panggabean penuh asap. Hembusan perangin-angin pun sepoi-sepoi menyejukkan. Sejauh simarmata memandang warna hijau semuanya. Tidak ada tanah yang girsang.
Mulanya butet ingin berenang. Tetapi yang ditemukan hanyalah bekas kolam renang yang akan di -hutahuruk dengan tambunan tanah. Akhirnya dia memutuskan untuk berjalan-jalan di kebun teh saja. Sedang asik-asiknya menikmati keindahan alam, tiba-tiba dia dikejutkan oleh seekor ular yang sangat besar �Sinaga... !� teriaknya sambil lari sitanggang langgang.
Celakanya dia malah terpeleset dari tobing yg tinggi sehingga bibirnya sihombing. Kasihan sekali..., butet menangis marpaung-paung lantaran kesakitan.
Tetapi..., dia lantas ingat... bahwa sebagai orang batak pantang untuk menangis. Dia harus togar...!
Maka, dengan menguatkan, dia pergi ke puskesmas setempat untuk melakukan panjaitan terhadap bibirnya yang sihombing itu. Mantri puskesmas tergopoh-gopoh simangunsong di pintu untuk menolongnya.
�Hem... ongkosnya pangaribuan... � kata mantri setelah memeriksa sejenak.
�Itu terlalu mahal... bagaimana kalau napitupulu saja?� tawar si Butet
�Napitupulu terlalu murah, mengertilah saya sebagai PNS pandapotan saya khan kecil sekali , ekonomi keluarga saya sudah sangat ginting sekali,� kata mantri memelas
�Jangan begitulah, masa tidak siahaan melihat bibir saya begini?�.
�Baiklah , tapi panjaitan nya pakai jarum sitompul saja� sahut mantri mulai agak kesal.
�Cepatlah! aku sudah hampir munthe, yach... saragih sedikit tidak apa-apalah, dari pada bibirku sihombing terus...�
Malamnya...,
Ketika sedang asik belajar sambil makan kue lubis kegemarannya, sayup-sayup dia mendengar lolongan rajagukguk. Wah... Butet bonar-bonar ketakutan. Apalagi ketika mendengar suara di pintunya berbunyi �Poltak...!� keras sekali.
�Ada situmorang ��! �,
�Sialan, cuma kucing...� desahnya lega. Dia sudah sempat berpikir yang silaen-laen.
Selesai belajar...,
Butet menyalakan televisi. Ternyata ada siaran Discovery chanel yang menampilkan hutabarat Amazon di Kanada yg terkenal itu serta simamora gajah purba yang berbulu lebat. Saat commercial break, muncul lagu nasional RI yang terkenal dengan seruannya �Simanjuntak gentar, sinambela yang benar...!�.
Keesokan harinya...,
Butet kembali ke Jakarta dan langsung pergi ke kampus.
Di depan ruang ujian dia membaca tulisan �Harahap tenang, ada ujian �.
Butet bergumanm � ah �.. aku kan marpaung, boleh ribut dong �. ! �.
�Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain.�
Rabu, 27 Desember 2006
8 kasus kematian karena tertawa
1. Zeuxis, pelukis Yunani, menertawai lukisan wanita yang baru saja ia selesaikan. Kemudian karena tertawa terlalu berlebihan, akhirnya ia sesak napas dan mati pada akhirnya.

2. Konon, komedian Yunani, Philemon, mati karena menertawakan leluconnya sendiri.
3. Chrisyppus, seorang filsuf Yunani, mati karena tertawa pada saat melihat keledai sedang makan buah ara.
4. Mendengar cerita jorok dari saudara perempuannya, penulis dari Italia, Pietro Aretino, tertawa hingga terjungkal dari kursinya kemudian ia kejang-kejang lalu mati.

5. Pengarang eksentrik asal Skotlandia, Thomas Urquhart, mati ketika menertawakan perbaikan singgasana raja Charles II.
6. Malam bulan April 1872. Nyonya Fitzherbert, bersama teman-temannya yang berasal dari Northamptonshire pergi ke Drury Lane Theatre untuk menonton Beggar’s Opera. Ketika seorang karakter bernama Polly melakukan adegan konyol, Nyonya Fitzherbert tertawa begitu keras hingga tidak bisa berhenti dan terpaksa dikeluarkan dari ruang theatre. Satu minggu setelah malam itu, Nyonya Fitzherebert dikabarkan mati karena terserang histeria berkelanjutan.

7. 24 Maret 1975. Alex Mitchell mati tertawa saat menonton tayangan TV komedi The Goodies. Pada episode itu, muncul karakter yang berdandan khas orang Skotlandia dan bermain kungfu. Setelah 25 menit tertawa, Alex berhenti tertawa, kemudian merosot di sofa terkena serangan jantung. Istrinya yang mengetahui hal tersebut, mengirimkan surat pada Goodies karena telah membuat suaminya mati dalam kebahagiaan.

8. Ole Bentzen, audiolog asal Denmark mati tertawa karena menertawakan film "A Fish Called Wanda". Saat tertawa, detak jantungnya meningkat hingga 300 degupan per menit.

sumber: kaskus.us

2. Konon, komedian Yunani, Philemon, mati karena menertawakan leluconnya sendiri.
3. Chrisyppus, seorang filsuf Yunani, mati karena tertawa pada saat melihat keledai sedang makan buah ara.
4. Mendengar cerita jorok dari saudara perempuannya, penulis dari Italia, Pietro Aretino, tertawa hingga terjungkal dari kursinya kemudian ia kejang-kejang lalu mati.

5. Pengarang eksentrik asal Skotlandia, Thomas Urquhart, mati ketika menertawakan perbaikan singgasana raja Charles II.
6. Malam bulan April 1872. Nyonya Fitzherbert, bersama teman-temannya yang berasal dari Northamptonshire pergi ke Drury Lane Theatre untuk menonton Beggar’s Opera. Ketika seorang karakter bernama Polly melakukan adegan konyol, Nyonya Fitzherbert tertawa begitu keras hingga tidak bisa berhenti dan terpaksa dikeluarkan dari ruang theatre. Satu minggu setelah malam itu, Nyonya Fitzherebert dikabarkan mati karena terserang histeria berkelanjutan.

7. 24 Maret 1975. Alex Mitchell mati tertawa saat menonton tayangan TV komedi The Goodies. Pada episode itu, muncul karakter yang berdandan khas orang Skotlandia dan bermain kungfu. Setelah 25 menit tertawa, Alex berhenti tertawa, kemudian merosot di sofa terkena serangan jantung. Istrinya yang mengetahui hal tersebut, mengirimkan surat pada Goodies karena telah membuat suaminya mati dalam kebahagiaan.

8. Ole Bentzen, audiolog asal Denmark mati tertawa karena menertawakan film "A Fish Called Wanda". Saat tertawa, detak jantungnya meningkat hingga 300 degupan per menit.

sumber: kaskus.us
Langganan:
Postingan (Atom)



